Pungguk

 

Aku sang pungguk yang merindukan bulan. Siapa itu pungguk? Dan siapa pula sang bulan ? Kenapa pungguk merindukan bulan? Untuk apa? Dan kenapa dia harus merindukannya?

Alkisah, ada sepasang kekasih pungguk dan putri bulan yang tinggal di kayangan. Pungguk adalah seekor burung hantu cantik dengan bulu berkilauan. Dan bulan baginya adalah cahaya, tanpa sang cahaya ia gelap, kelam, dan muram.

Suatu malam, mereka melihat ke bumi dan melihat sesuatu yang berkilau. Pungguk berkata pada putri bulan, “aku akan mengambil permata itu untukmu putri bulan”. Putri bulan menjawab, “aku tidak memerlukan permata itu, kaulah permataku”. Tanpa sepengetahuan putri bulan, pungguk mencari pawang yang bisa memberikan dia jimat kekuatan untuk bisa turun ke bumi dan mengambil benda yang berkilau tersebut. Turunlah pungguk ke bumi untuk mengambil benda berkilau tersebut. Ternyata pungguk tidak menemukan permata yang diharapkan, benda itu hanyalah cermin biasa yang memantulkan cahaya dari sang bulan. Pungguk pun berniat kembali ke kayangan, tapi tidak bisa. Jimat tersebut tidak bisa digunakan kembali ke kayangan. Sejak saat itu setiap malam ia akan menaiki puncak pohon tertinggi dan menangadahkan kepalanya. Pungguk pun hanya bisa menangis memanggil-manggil kekasihnya putri bulan dari bumi. “Bulan, bulan..”.

Kini akulah sang pungguk itu. Merindukan mu yang jauh untuk ku gapai bagaikan bulan di khayangan. Bahkan walaupun aku berjuang sekuat tenaga, itu semua akan sia sia. Pengharapanku hanya akan sebatas angan saja. Tanpamu aku hanya akan selalu memandang di setiap gelap malam, beradu dengan dingin dan kelam.

Aku sang pungguk merindukan bulan..

Komentar